Empat Mahasiswa FISIP UYP Catat Sejarah Akademik melalui Publikasi Ilmiah SINTA 2

Table of Contents

 

Pasuruan, 28 Agustus 2026 - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) mencatat capaian akademik membanggakan. Empat mahasiswa FISIP UYP menjadi mahasiswa pertama di lingkungan fakultas yang menyelesaikan studi Strata 1 (S1) melalui jalur publikasi artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA 2 sebagai alternatif penyelesaian tugas akhir.

Keempat mahasiswa tersebut adalah Tobroni, Riris Tiari Azzahra Putri, dan Wahyu Intan Lestari dari Program Studi Administrasi Publik, serta Muhammad Farid Hamka dari Program Studi Administrasi Bisnis.

Tobroni, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, menghasilkan artikel “A Systematic Review of Principal-Agent Problems in Free School Meal Policy Implementation in Southeast Asia”. Penelitian tersebut membahas persoalan principal-agent dalam implementasi kebijakan makanan gratis di Asia Tenggara, termasuk perbedaan kepentingan, asimetri informasi, pengawasan, dan koordinasi antaraktor.

“Saya memilih isu free school meal karena kebijakan ini penting dalam meningkatkan gizi, pendidikan, dan kualitas sumber daya manusia. Karena melibatkan banyak pihak, terdapat potensi perbedaan kepentingan, asimetri informasi, serta lemahnya pengawasan dan koordinasi. Kajian ini juga relevan bagi Indonesia dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis, sehingga diharapkan dapat menjadi pembelajaran untuk memahami dan memperbaiki implementasi kebijakan serupa,” terang Tobroni.

Selanjutnya, Riris Tiari Azzahra Putri dari Program Studi Administrasi Publik menghasilkan artikel “Merit Based Placement, Role Clarity, and Public Service Outcomes in Indonesian Governmental Organizations”. Penelitian ini berangkat dari persoalan pelayanan publik yang tidak hanya berkaitan dengan anggaran dan infrastruktur, tetapi juga dengan bagaimana sumber daya manusia ditempatkan serta memahami perannya dalam organisasi pemerintahan.

“Saya melihat ada hal yang jarang dibahas ketika berbicara tentang krisis pelayanan publik, yaitu bagaimana orang-orang di dalam birokrasi ditempatkan dan seberapa jelas mereka memahami tugasnya. Ketika pegawai ditempatkan sesuai kemampuan dan memahami perannya dengan jelas, pekerjaan menjadi lebih terarah dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelas Riris.

Wahyu Intan Lestari berhasil memublikasikan artikel berjudul “Fragmented Indicators in Local Stunting Governance Across Pasuruan Villages, East Java”. Ia mengangkat isu tata kelola penanganan stunting di tingkat desa dengan melihat kemungkinan adanya ketidakterpaduan indikator dalam pelaksanaan kebijakan.

“Saya tertarik mengkaji fragmentasi indikator karena penanganan stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga membutuhkan tata kelola dan koordinasi antara pemerintah, desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Melalui perspektif Administrasi Publik, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sejauh mana tata kelola penanganan stunting di desa telah berjalan secara terintegrasi, khususnya di Kabupaten Pasuruan,” ujar Wahyu.

Sementara itu, Muhammad Farid Hamka dari Program Studi Administrasi Bisnis memublikasikan artikel “Understanding Impulse Buying in Indonesia's Skincare Live Streaming Commerce: The Roles of Quality, Trust, and Urge”. Penelitian tersebut mengangkat fenomena perkembangan belanja skincare melalui live streaming dan faktor yang mendorong konsumen melakukan pembelian secara spontan.

“Yang menarik bagi saya bukan hanya apa yang dibeli konsumen, tetapi mengapa mereka tiba-tiba terdorong untuk membeli. Kualitas produk, kepercayaan terhadap penjual, dan dorongan membeli menjadi faktor yang saling berkaitan dalam membentuk perilaku tersebut. Topik ini relevan dengan perkembangan digital dan perilaku konsumen saat ini,” ungkap Farid Hamka.

Capaian tersebut diraih melalui proses penelitian, penyusunan artikel ilmiah, hingga publikasi pada jurnal terakreditasi SINTA 2. Prestasi ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah sekaligus memperkuat budaya penelitian dan publikasi di lingkungan FISIP UYP.

Dekan FISIP Universitas Yudharta Pasuruan, Dr. Any Urwatul Wusko, S.Sos., M.AB., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa FISIP yang berhasil menyelesaikan studi melalui jalur publikasi ilmiah.

“Saya, Dr. Any Urwatul Wusko, S.Sos., M.AB., selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Yudharta Pasuruan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa FISIP yang telah berhasil menyelesaikan studi melalui jalur tanpa skripsi dengan publikasi artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA 2. Prestasi ini merupakan bukti nyata atas ketekunan, kemampuan akademik, serta semangat mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan diakui secara nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, berani berkarya, dan membawa nama baik FISIP serta Universitas Yudharta Pasuruan ke tingkat yang lebih tinggi. Selamat atas pencapaian yang membanggakan ini. Teruslah berkarya dan menginspirasi”

Capaian ini diharapkan menjadi langkah awal bagi semakin kuatnya budaya akademik di FISIP UYP serta mendorong mahasiswa lainnya untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Selamat dan sukses kepada Tobroni, Riris Tiari Azzahra Putri, Wahyu Intan Lestari, dan Muhammad Farid Hamka atas capaian akademik yang membanggakan.

Author: Shofia Nubila Vina
Redaktur: M. Mudhofar
Visual Designer: Dela Pujawati

fisip
fisip Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Yudharta Pasuruan